Assalamu'alaikum Wr Wb......Selamat Datang di Anshorulloh

Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.

Tugas 2 (Network Administrator)

1.Diketahui : subnet :25,Class:B,Max 300 komputer persegmen
Ditanya : subnet mask.
Jawab :
300 Host berarti 2n - 2 ≥ 300 n=9
Subnet masknya jadi=11111111.11111111.11111110.0000000
Jawaban : C. 255.255.254.0

2.
Eth0=168.1.65/27
Subnetmasknya /27 = 11111111.11111111.11111111.1110000 = 255.255.255.224
Host per blok : 256-224 = 32
192.168.1.0 192.168.1.1 – .30 192.168.1.31
192.168.1.32 192.168.1.33 – .62 192.168.1.63
192.168.1.64 192.168.1.65 – .96 192.168.1.95
192.168.1.96 ……. ……
Jawaban :F. Address - 192.168.1.70 Gateway -192.168.1.65
D. Address - 192.168.1.82 Gateway -192.168.1.65.


3.Diketahui :IP Address: 172.31.192.166
SubnetMask: 255.255.255.248=11111111.11111111.11111111.11111000.
172.31.192.0 172.31.192.1- .6 172.31.192.7
172.31.192.8 172.31.192.9- .14 172.31.192.15
…………………………
172.31.192.160 172.31.192.161- .166 172.31.192.167
Jawab : E. 172.31.192.160.

4.A.255.0.0.0 untuk kelas A
B.255.254.0.0 untuk kelas A dengan prefix 15
C.255.224.0.0 untuk kelas A dengan prefix 11
F.255.0.0.0 untuk kelas C dengan prefix 26
Jawab : D. 255.255.0.0 & E. 255.255.252.0

5. Ditanya : combination of network id and subnet mask correctly identifies all IP addresses from 172.16.128.0 through 172.16.159.255?
Maka kita bisa dapatkan blog subnetnya yaitu 160-128 = 32, sehingga untuk mecari subnet mask yang baru adalah misal subnetmask baru = x, 256-x = 32,maka x adalah 256-32=224
Sehingga subnetmask yang baru adalah 255.255.255.224
Jawab : A. 172.16.128.0 and 255.255.255.224

6. Diket : Address: 223.168.17.167/29
Subnetmask : 11111111.11111111.11111111.11111000 = 255.255.255.248
Host per blok : 256-248 = 8
223.168.17.0 223.168.17.1 - .6 223.168.17.7
223.168.17.8 223.168.17.9 - .14 223.168.17.15
……..
223.168.17.160 223.168.17.161 - .166 223.168.17.167
Jawaban : C. broadcast address

7. Diket : IP address : 192.168.99.0/29 kelas C
Ditanya : kombinasi net ID dan host yang benar ?
Subnetmasknya 11111111.11111111.11111111.11111000 = 255.255.255.248, sehingga hostnya adalah 2^3-2 ≥ 6 host, dan jumlah networknya adalah 2^5-2 ≥ 30 network.
Jawab : c. 30 networks / 6 hosts

8.Diketahui : IP address : 192.168.4.0 kelas C subnetmask : 255.255.255.224
Host/blok : 256-224 = 32 host max : 32-2 = 30
Jawab : C. 30

9.Diket : Host Max=27 2n-2>27, n = 5
NetMasknya : 11111111.11111111.11111111.11100000 = 255.255.255.224
Jawaban : C. 255.255.255.224.

10.Diketahui : setiap subnetwork mempunyai 14 host yang digunakan.
Ditanya : berapakah subnetmask yang baru?
2n-2≥14, n=4 subnetmask : 111111111.1111111.11111111.11110000 = 255.255.255.248
Jawab : C. 255.255.255.248

11.Diketahui :Class B membutuhkan 100 Networks
2n -2≥100, n = 7 Subnetmasknya : 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Jawab: F. 255.255.255.192.

12.Diket :Diberikan Ip Addres 172.32.65.13 Class B.
Jawaban :C. 172.32.0.0

13.Diket : IP Addrees 172.16.210.0/22 .
Subnetmasknya : 11111111.11111111.11.0000000
172.16.0.0 172.16.1.0 – 172.16.2.0 172.16.3.0
172.16.4.0 172.16.5.0 – 172.16.6.0 172.16.7.0
……
172.16.208.0 172.16.209.0 - 210.0 172.16.211.0
Jawaban : C. 172.16.208.0

14.Diket : IP Address dengan CIDR 115.64.4.0/22
Subnetmask : 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.252.0
Jawaban: b. 115.64.7.64 c. 115.64.6.25515. e. 115.64.5.128


15.Diket : IP address 200.10.5.68/28
Subnetmask : 11111111.11111111.11111111.11110000 = 255.255.255.240
Host per blok : 256-240 = 16
200.10.5.0 200.10.5.1 - .14 200.10.5.15
……
200.10.5.64 200.10.5.65 - .78 200.10.5.79
Jawaban : C. 200.10.5.64

16. The network address of 172.16.0.0/19
Subnetmask : 11111111.11111111.11100000.00000000 = 255.255.224.0
Subnets bit "1" = 23 = 8
Host bit "0" = 213 = 8190
Jawaban : E. 8 subnets, 8190 hosts each


17. Diket:Subnet =500 subnet(Class B), setiap subnet digunakan 100 host.
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.10000000 = 255.255.255.128
Subnet = 2n > 500, N = 9 bit "1"

Jawaban : B. 255.255.255.128

18.Diket : IP address 172.16.66.0/21
Subnetmask : 11111111.11111111.11111000.00000000 = 255.255.248. 0
Host: 256-248 = 8
172.16.0.0 172.16.1.0 - .6.0 172.16.7.0
….
172.16.64.0 172.16.65.0 - .70.0 172.16.71.0
Jawaban : C. 172.16.64.0

19. Diket : 100 subnet dan 500 host/subnet Class B.
Subnet = 2n > 100, N = 7 bit
Subnetmask = 11111111.11111111.11111110.00000000
Jawaban : B. 255.255.254.0

20. Diket : IP address 192.168.19.24/29
Subnetmask : 11111111.11111111.11111111.11111000 = 255.255.255.248
Host Id = 23-3 =6host /network
Net id range broadcast
192.168.19.0 192.168.19.1 - 192.168.19.6 192.168.19.7
….
192.168.19.24 192.168.19.25 - .30 192.168.19.31
Jawaban : C. 192.168.19.26 255.255.255.248

21. Diketahui :minimum dari 300 subnets with a maximum of 50 hosts per subnet.
Jawab : 2n-2≥300, n=9 subnetmasknya 11111111.11111111.11111111.10000000 = 255.255.255.128
2n-2≥50, n=6 subnetmasknya 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192
Jawab : B. 255.255.255.128 dan E. 255.255.255.192

22. IP address 172.16.112.1/25
Subnetmask : 11111111.11111111.11111111.10000000 = 255.255.255.128
Host per blok : 256-128 = 128
72.16.112.0 172.16.112.1- .126 172.16.112.127
172.16.112.128 ………..
Jawaban : A. 172.16.112.0

23.
Jumlah host yang ada = 3350
Host 2n = 2n-2 > 3350, N = 12

Subnetmask : 11111111.11111111.11111000.00000000 = 255.255.248.0
Jawaban : C. 255.255.248.0

24. Diket : network with a subnet of 172.16.17.0/22.
Subnetmask : 11111111.11111111.11111100.00000000 = 255.255.255.252
Host per blok : 256-252 = 4
Jawaban : E. 172.16.18.255 255.255.252.0

25. Diket :Sebuah Router dengan IP Ethernet0: 172.16.112.1/20.
Subnetmask : 11111111.11111111.11110000.00000000 = 255.255.240.0
Host n = 12 (bit “0”), 212 – 2 = 4094
Jawaban : C. 4094

26.Diket : You have a /27 subnet mask.
Ditanya : IP yang valid adalah ?
Prefixnya 27 maka subnetmasknya 11111111.11111111.11111111.11100000 = 255.255.255.224, sehingga blog subnetnya adalah 256-224 = 32, sehingga IP yang valid adalah IP yang tidak digunakan untuk Net ID dan Broadcast, maka jawaban yang benar adalah
Jawab : B. 90.10.170.93 , C. 143.187.16.56, dan D. 192.168.15.87

27. Diket : You have a Class B network ID and need about 450 IP addresses per subnet. What is the best mask for this network?
Kelas B, 450 host/subnet
Host 2n - 2 > 450, n = 9 (bit "0")
Subnetmask = 11111111.11111111.11111110.00000000 = 255.255.254.0
Jawab : C. 255.255.254.0

28. Eth0 = 198.18.166.33/27
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11100000 = 255.255.255.224
Address host 198.18.166.65 dengan Eth0 gateway 198.18.166.33,
Blok Subnet = 256 – 224 = 32
32, 64, 96, 128, 160, 192
Jawaban : A. The host subnet mask is incorrect B. The host IP address is on a different network from the Serial interface of the router.

Tugas 1 (Network Administration)

> pengertian internet
Istilah INTERNET berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”. Secara kata per kata INTERNET berarti jaringan antara atau penghubung. Memang itulah fungsinya, INTERNET menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sedemikian rupa, sehingga mereka dapat berkomunikasi. Sistem apa yang digunakan pada masing-masing jaringan tidak menjadi masalah, apakah sistem DOS atau UNIX.
kesimpulan : internet merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk berkomunikasi melalui sebuah jaringan tanpa tergantung pada sistem operasi atau komputer yang dipakai.
sumber : http://viny46.wordpress.com/2009/09/23/pengertian-internetintranet-dan-ekstranet/

> pengertian intranet
Intarnet adalah jaringan komputer-komputer yang saling tersambung digunakan suatu sistem organisasi. Misalnya: jaringan komputer-komputer PT. Telkom seluruh Indonesia. Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.
kesimpulan : intranet merupakan turunan dari internet namun cakupannya lebih kecil dan biasanya digunakan dalam organisasi-organisasi tertentu.
sumber : http://viny46.wordpress.com/2009/09/23/pengertian-internetintranet-dan-ekstranet/

> pengertian ekstranet
Ekstranet merupakan Penerapan teknologi internet dalam ruang lingkup beberapa perusahaan yang merupakan mitra satu sama lain, dengan kata lain Menghubungkan ke perusahaan partner dan supplier membutuhkan biaya yang tinggi dan tingkat kesulitan yang tinggi pula.
kesimpulan : ekstranet merupakan penerapan teknologi dari internet dan jangkauannya hanya pada mitra / partner kerja saja.
sumber : http://viny46.wordpress.com/2009/09/23/pengertian-internetintranet-dan-ekstranet/

> pengertian internetwork
internetwork mempunyai pengertian yang sama dengan internet yaitu jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu computer dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia ,dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi Fasilitas layanan internet Browsing atau surfing.
kesimpulan : internet merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk berkomunikasi melalui sebuah jaringan tanpa tergantung pada sistem operasi atau komputer yang dipakai.
sumber : http://id.shvoong.com/books/1901179-pengertian-internet/

Compile Kernel

Instalasi Active Directory

KONFIGURASI TELNET DAN REMOTE DESKTOP PADA WINDOWS 7



1. Konfigurasi remote desktop

· Siapkan dua buah PC, kemudian buat jaringan ad hoc dan setting IP terserah menggunakan kelas manapun yang penting masih dalam satu kelas.

· Klik jendela windows >control panel>system and security>system>remote setting.

· Kemudian checklist dan ikuti gambar 1.0 dibawah ini:

Gambar 1.0

· Setelah itu kita aktifkan service remote desktop.

· Klik jendela windows dan search dengan keyword services.

· Kemudian klik service dan cari service untuk remote desktop seperti gambar 1.1 di bawah ini :

Gambar 1.1

· Klik kanan pada services remote desktop lalu pilih start.

· Setelah itu kita mulai meremote PC .

· Klik jendela windows>all program>accessoris>pilih remote desktop connection.

· Kalo masih belum bisa maka non aktifkan firewall.

· Setelah itu selamat bersenang- senang dan mudah2an sukses.

Gambar hasil remote desktop:



2. Konfigurasi TELNET

· Siapkan dua buah PC, kemudian buat jaringan ad hoc dan setting IP terserah menggunakan kelas manapun yang penting masih dalam satu kelas.

· Aktifkan services telnet, caranya : klik jendela windows > search dengan keyword services>kemudian cari tulisan telnet dan enable kemudian klik kanan pilih start.

· Setelah itu pilih command prompt

· Dan klik peritah :> telnet [host] port

Contoh: telnet 192.168.1.3 23

· Setelah itu kita ngopi dulu dan selamat bersenang-senang.

Gambar hasil TELNET :



SUBNETTING

Kita juga harus menguasai konsep subnetting untuk mendapatkan IP address baru, dimana dengan cara ini kita dapat membuat network ID baru dari suatu network yang kita miliki sebelumnya. Subnetting digunakan untuk memecah satu buah network menjadi beberapa network kecil.

Untuk memperbanyak network ID dari suatu network id yang sudah ada, dimana sebagaian host ID dikorbankan untuk digunakan dalam membuat ID tambahan

Ingat rumus untuk mencari banyak subnet adalah 2 n – 2
N = jumlah bit yang diselubungi

Dan rumus untuk mencari jumlah host per subnet adalah 2 m – 2
M = jumlah bit yang belum diselubungi


Contoh kasus dengan penyelesaian I :

Ip address 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 yang diidentifikasi sebagai kelas B.

Subnet mask : 11111111.11111111.11100000.00000000
3 bit dari octet ke 3 telah digunakan , tingal 5 bit yang belum diselubungi maka banyak kelompok subnet yang bisa dipakai adalah kelipatan 2 5 = 32 (256 – 224 = 32)
32 64 96 128 160 192 224

Jadi Kelompok IP yang bisa digunakan dalah ;

130.200.0.0 - 130.200.31.254  subnet loopback
130.200.32.1 - 130.200.63.254
130.200.64.1 - 130.200.95.254
130.200.96.1 - 130.200.127.254
130.200.128.1 - 130.200.159.254
130.200.160.1 - 130.200.191.254
130.200.192.1 - 130.200.223.254

Contoh kasus dengan penyelesaian II :

Terdapat network id 130.200.0.0 dengan subnet 255.255.192.0 yang termasuk juga kelas B, cara lain untuk menyelesaikannya adalah ;

• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan, dapat diketahui IP address adalah kelas B yang octet ketiga diselubungi dengan angka 192…
• Hitung dengan rumus (4 oktet – angka yang diselubung) 256 – 192 = 64
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 64 dan 128.

Jadi kelompok ip yang dapat dipakai adalah
130.200.64.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.199.254

Kasus ;
Kita memiliki kelas B dengan network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0

Dengan cara yang sama diatas sebelumnya ;
• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address adalah kelas B dengan octet ketiga terseluibung dengan angka 224
• Hitung dengan rumus (256-224) =32
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 32 yaitu 64 96 128 160 192

Dengan demikian, kelompok IP address yang dapat dipakai adalah ;
130.200.32.1 sampai 130.200.63.254
130.200.64.1 sampai 130.200.95.254
130.200.96.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.159.254
130.200.160.1 sampai 130.200.191.254
130.200.192.1 sampai 130.200.223.254

Kasus :
misalkan kita menggunakan kelas C dengan network address 192.168.81.0 dengan subnet mask 255.255.255.240, maka

• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address adalah kelas C dengan oktat ketiga terselubung dengan angka 240
• Hitung (256 – 240) = 16
• Maka kelompok subnet yang dapat digunakan adalah kelipatan 16, yaitu 16 32 48 64 80 96 112 128 144 160 176 192 208 224

Maka kelompok IP address yang dapat digunakan adalah ;

192.168.81.17 sampai 192.168.81.20
192.168.81.33 sampai 192.168.81.46
192.168.81.49 sampai 192.168.81.62
192.168.81.65 sampai 192.168.81.78
192.168.81.81 sampai 192.168.81.94
192.168.81.97 sampai 192.168.81.110
192.168.81.113 sampai 192.168.81.126
192.168.81.129 sampai 192.168.81.142
192.168.81.145 sampai 192.168.81.158
192.168.81.161 sampai 192.168.81.174
192.168.81.177 sampai 192.168.81.190
192.168.81.193 sampai 192.168.81.206
192.168.81.209 sampai 192.168.81.222
192.168.81.225 sampai 192.168.81.238

Kasus :
Sebuah perusahaan yang baru berkembang mempunyai banyak kantor cabang dan tiap kantor cabang mempunyai 255 workstation, network address yang tersedia adalah 164.10.0.0, buatlah subnet dengan jumlah subnet yang terbanyak

Penyelesaian ; 164.10.0.0 berada pada kelas B, berarti octet 3 dan 4 digunakan untuk host, sedangkan 1 kantor cabang ada 254 host, maka ambil 1 bit lagi dari octet ke 3 agar cukup.

Maka subnetmask yang baru
11111111.11111111.11111110.00000000
255. 255. 254. 0

Subnet yang tersedia adalah 256 – 254 = 2, maka subnetnya kelipatan 2 sampai dengan 254.

Jumlah subnet (2 7 – 2) = 128 – 2 = 26 subnet
Jumlah host / subnetnya (2 9 - 2 ) = 512 – 2 = 510 host


164.10.0.0 sampai 164.10.1.0  dibuang
164.10.2 .1 sampai 164.10.3.254
164.10.4.1 sampai 164.10.5.254
164.10.6.1 sampai 164.10.7.254
164.10.8.1 sampai 164.10.9.254
164.10.252.1 sampai 164.10.253.254

Kasus :

Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.20.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.192 ini berarti notasi /26.

Jumlah subnet adalah 192, berarti 11000000, maka 22 – 2 = 2
Berapa banyak host per subnet, 26 – 2 = 62 host
Hitung subnet yang valid 256 – 192 = 64 subnet, maka terus tambahkan block size sampai angka subnet mask. 64 + 64 = 128. 128 + 64 = 192, yang tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah 64 dan 128.

Subnet 64 128
Host pertama 65 129
Host terakhir 126 190
Alamat Broadcast 127 191

Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 64 atau lengkapnya 192.168.20.64 memunyai host pertama 65 atau 192.168.20.65, host terakhir 126 atau 192.168.20.126 dan alamat broadcast di 127 atau 192.168.20.127.

Kasus

Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.

Berapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 23-3 = 6
Berapa banyak host per subnet, 25 – 2 = 30 host
Hitung subnet yang valid 256 – 224 = 32
32 + 32 = 64
64 + 32 = 96
96 + 32 = 128
128 + 32 = 160
160 + 32 = 192
192 + 32 = 224
224 tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah
32, 64, 96,128,160,129,224

Subnet 32 64 96 128 160 192
Host pertama 33 65 97 129 161 193
Host terakhir 62 94 126 158 190 222
Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223

Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 atau 192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau 192.168.10.63.
Kasus kelas C

Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.

Berapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 23-3 = 6
Berapa banyak host per subnet, 25 – 2 = 30 host
Hitung subnet yang valid 256 – 224 = 32
32 + 32 = 64
64 + 32 = 96
96 + 32 = 128
128 + 32 = 160
160 + 32 = 192
192 + 32 = 224
224 tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah
32, 64, 96,128,160,129,224

Subnet 32 64 96 128 160 192
Host pertama 33 65 97 129 161 193
Host terakhir 62 94 126 158 190 222
Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223

Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 atau 192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau 192.168.10.63.


Kasus :

Di sebuah perusahaan manufacturing yang mempunyai banyak bagian dalam perusahaan tersebut, dimana setiap bagian mempunyai 700 host, network address yang didapat adalah 171.168.10.0, berarti ini kelas B…perhatikan bagaimana jika kita menggunakan kelas C karena kelas C hanya dapat menampung host sebanyak 254 !!!


Classless Inter-Domain Rouitng (CIDR)

Suatu metode yang digunakan oleh ISP untuk mengalokasikan sejumlah alamat pada perusahaan, kerumah seorang pelanggan. ISP menyediakan ukuran blok (block size) tertentu.

Contoh : kita mendapatkan blok IP 192.168.32/28. notasi garis miring atau slash notation (/) berarti berapa bit yang bernilai 1 (contoh diatas adalah /28 berarti ada 28 bit yang bernilai 1).

Nilai maksimum setelah garing adala /32. karena satu byte adalah 8 bit dan terdapat 4 byte dalam sebuah alamat IP (4 x 8 = 32). Namun subnet mask terbesar tanpa melihar class alamatnya adalah hanya /30, karena harus menyimpan paling tidak dua buah bit sebagai bit dan host.

Nilai CIDR

255.0.0.0 /8
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255. 255.224.0 /19
255. 255.240.0 /20
255. 255.248.0 /21
255. 255.252.0 /22
255. 255.254.0 /23
255. 255.255.0 /24
255.255. 255.128 /25
255.255. 255.192 /26
255. 255. 255.224 /27
255. 255. 255.240 /28
255. 255. 255.248 /29
255. 255. 255.252 /30




Keterangan : pola yang dimaksudkan adalah pola 128, 192, 224, 240, 248, 252, dan 254
Dimana 128 dalam binary yaitu = 10000000 (1 bit subnet), 192 dalam binary yaitu 11000000 (2 bit binary) dan seterusnya. Maka hafalkan pola 128, 192, 224, 240, 248, 252 dan 254.


Contoh latihan subnetting : alamat class B

Alamat Network 172.16.0.0 dan subnet mask 255.255.192.0

Subnet 192 = 11000000, 2 2 – 2 = 2
Host 2 14 – 2 = 16.382 (6 bit di octet ketiga, dan 8 bit di octet keempat)
Subnet yang valid 256 – 192 = 64. 64 + 64 = 128

Subnet 64.0 128.0
Host pertama 64.1 128.1
Host terakhir 127.254 192.254
Broadcast 127.255 199.255

Keterangan, maka subnet 64.0 atau 172.16.64.0, mempunyai host pertama 64.1 atau 172.16.64.1 sampai dengan 171.16.127.254 dan alamat broadcastnya 172.16.127.255


Contoh latihan subnetting : alamat class A

Alamat Network 10.0.0.0 dan subnet mask 255.255.0.0

Subnet 255 = 11111111, 2 8 – 2 = 254
Host 2 16 – 2 = 65.534
Subnet yang valid 256 – 255 = 1, 2 , 3 dan seterusnya. (semua di octet kedua). Subnetnya menjadi 10.1.0.0, 10.2.0.0, 10.3.0.0 dan seterusnya sampai 10.254.0.0

Subnet 10.1.0.0 … 10.254.0.0
Host pertama 10.1.0.1 … 10.254.0.1
Host terakhir 10.1.255.254 … 10.254.255.254
Broadcast 10.1.255.255 … 10.254.255.255

Tutorial NMAP

Mungkin bagi para hacker tool ini merupakan salah satu yang harus dikuasai dan sering digunakan karena tool ini simple dan ampuh yang digunakan untuk mengetahui host, service, sistem operasi yang digunakan oleh sistem yang akan dimasuki. Tetapi kita memepelajari ini bukan untuk menjahili orang lain dan merusak sistem orang lain , mungkin hanya untuk pengetahuan yang harus dipelajari untuk digunakan secara positif.

Nmap merupakan sebuah tool yang sudah sangat terkenal ,saking terkenalnya bahkan digunakan oleh sebuah film yang sangat terkenal. Ya siapa yang tidak tahu film Matrix Reloaded ,kalau anda teliti di akhir film itu Trinity menggunakan nmap untuk membobol sistem komputer tenaga listrik darurat yang membuat bangga pembuat tool ini yaitu Fyodor. Ya Fyodor bangga karena Matrix satu-satunya film holywood yang menggunakan metode membobol yang sungguhan tidak seperti Swordfish atau Hackers yang tidak Pernod menunjukkan cara sungguhan. Tetapi sekali lagi saya peringatkan jangan menggunakannya pada system oranglain karena itu perbuatan ilegal dan melanggar hukum yang bisa membuat anda dipenjara.

1.Instalasi Nmap

Nmap yang merupakan singkatan dari Network Mapper merupakan tools para hacker yang digunakan untuk melakukan pemetaan suatu jaringan. Dengan Nmap dapat diketahui, komputer atau host mana yang aktif dan kira-kira dapat di eksploitasi lebih lanjut. Nmap tersedia di berbagai sistem operasi mulai dari Unix, Linux hingga Windows. Anda dapat mendownload di http://www.nmap.org atau http://www.insecure.org/nmap. Pada tulisan ini kami pergunakan Nmap dengan sistem operasi Windows. Namun demikian kami tidak menggunakan versi grafis melainkan versi text atau command line, sehingga instruksi atau command line yang sama dapat Anda lakukan pada sistem operasi lainnya seperti Linux, Unix dan keluarganya. Instalasi Nmap versi windows sangat mudah, yang Anda harus lakukan adalah sebagai berikut:

1. Install Winpcap versi 2.1-beta atau versi yang lebih baru dari http://winpcap.polito.it/, yaitu WinPcap_3_0.exe (versi yang dipakai ketika tulisan ini dibuat)
2. Reboot
3. Download file program Nmap dari www.nmap.org , yaitu nmap-3.45-win32.zip (versi ketika tulisan ini dibuat)
4. Unzip file tersebut menggunakan Winzip atau utility dekompresi lainnya.

2.Memulai Nmap
Sebelum memulai, sebaiknya Anda perlu mengetahui fasilitas apa yang tersedia dari Nmap. Untuk itu Anda dapat memulai dengan melihat option yang tersedia. Untuk mengetahui option yang tersedia dari Nmap, cukup memanggil Helpnya sebagai berikut:

C:\>nmap -h

Nmap V. 3.00 Usage: nmap [Scan Type(s)] [Options]

Some Common Scan Types (‘*’ options require root privileges)

* -sS TCP SYN stealth port scan (default if privileged (root))

-sT TCP connect() port scan (default for unprivileged users)

* -sU UDP port scan

-sP ping scan (Find any reachable machines)

* -sF,-sX,-sN Stealth FIN, Xmas, or Null scan (experts only)

-sR/-I RPC/Identd scan (use with other scan types)

Some Common Options (none are required, most can be combined):

* -O Use TCP/IP fingerprinting to guess remote operating system

-p ports to scan. Example range: ‘1-1024,1080,6666,31337′

-F Only scans ports listed in nmap-services

-v Verbose. Its use is recommended. Use twice for greater effect.

-P0 Don’t ping hosts (needed to scan www.microsoft.com and others)

* -Ddecoy_host1,decoy2[,...] Hide scan using many decoys

-T
General timing

policy

-n/-R Never do DNS resolution/Always resolve [default: sometimes

resolve]

-oN/-oX/-oG Output normal/XML/grepable scan logs to

-iL Get targets from file; Use ‘-’ for stdin

* -S /-e Specify source address or network

interface

–interactive Go into interactive mode (then press h for help)

–win_help Windows-specific features

Example: nmap -v -sS -O www.my.com 192.168.0.0/16 ‘192.88-90.*.*’

SEE THE MAN PAGE FOR MANY MORE OPTIONS, DESCRIPTIONS, AND EXAMPLES

C:\

Cara yang paling sederhana untuk mengetahui apakah sebuah komputer atau host aktif atau tidak aktif adalah dengan menggunakan perintah ping sebagai berikut:

C:\>ping server1

Pinging server1 [128.1.10.25] with 32 bytes of data:

Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms ttl="128

Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms ttl="128

Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms ttl="128

Reply from 128.1.10.25: bytes=32 time<10ms ttl="128

Ping statistics for 128.1.10.25:

Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),

Approximate round trip times in milli-seconds:

Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

C:\>

Hasil reply di atas menunjukkan bahwa host server1 sedang aktif alias tidak mati. Jika hostnya sedang tidak aktif alias mati hasilnya adalah sebagai berikut:

C:\>ping 192.168.1.95

Pinging 192.168.1.95 with 32 bytes of data:

Request timed out.

Request timed out.

Request timed out.

Request timed out.

Ping statistics for 192.168.1.95:

Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),

Approximate round trip times in milli-seconds:

Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

C:\>

Nah yang menjadi masalah dan bikin pusing adalah bagaimana jika Anda (hacker) ingin mencari tahu apakah ada host yang aktif dalam sebuah network perusahaan tertentu yang terhubung ke internet. Jika network perusahaan tersebut merupakan network kelas C maka jumlah host maksimalnya adalah 256 host. Jadi jika harus menggunakan perintah ping satu per satu, berapa kali Anda harus mengetikkan perintah ping tersebut ? Wah, tentu saja membutuhkan waktu yang lama dan tentu saja bikin pusing dan males. Nmap memberikan solusi yang cepat. Misalnya Anda ingin memeriksa apakah ada host yang aktif pada network kelas C dengan nomor IP 192.168.1.91 s/d 192.168.1.100 Maka Anda dapat memeriksa dengan perintah sebagai berikut:

C:\> nmap -sP 192.168.1.91-100

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 15:40

SE Asia

Standard Time

Host NARUTO (192.168.1.91) appears to be up.

Host SASUKE (192.168.1.92) appears to be up.

Host SAKURA (192.168.1.93) appears to be up.

Host NEJI (192.168.1.94) appears to be up.

Host LEE (192.168.1.96) appears to be up.

Host KIBA (192.168.1.97) appears to be up.

Host COUJI (192.168.1.98) appears to be up.

Host ADMINISTRASI (192.168.1.100) appears to be up.

Nmap run completed — 10 IP addresses (8 hosts up) scanned in 9.880

seconds

C:\>

Perhatikan hasil Nmap di atas bahwa dari 10 host yang discan ternyata hanya ditemukan 8 host yang aktif, IP 192.168.1.95 dan IP 192.168.1.99 tidak ditemukan atau tidak aktif atau mungkin memang tidak ada.Mudah saja bukan.
Option –sP merupakan salah satu type scanning dari Nmap berbasis ICMP, dimana umumnya dipergunakan untuk melakukan ping terhadap sejumlah IP sekaligus. Harap diperhatikan bahwa –sP bersifat case sensitive. Jika anda menggunakan –sp maka perintah tersebut tidak dikenal.
Pada umumnya server-server web publik yang baik selalu berada dibelakang firewall, sehingga biasanya proses ping dapat diblokir apabila melewati router atau firewall tersebut, akibatnya Anda tidak dapat mendeteksi apakah server web tersebut aktif atau tidak. Untuk itu diperlukan teknik lainnya untuk memastikan apakah server web tersebut dalam kondisi hidup atau tidak. Perhatikan contoh hasil ping pada server web yang berada di belakang firewall berikut ini:

C:\>ping webserver

Pinging webserver [128.1.7.13] with 32 bytes of data:

Request timed out.

Request timed out.

Request timed out.

Request timed out.

Ping statistics for 128.1.7.13:

Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),

Approximate round trip times in milli-seconds:

Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

C:\>

Nmap dapat dipergunakan untuk menyiasati masalah diatas yaitu dengan melakukan scanning terhadap port yang terbuka dari host target. Jika host yang menjadi target pemeriksaan adalah server web, maka umumnya akan membuka port 80 http. Dengan memanfaatkan port 80, maka Anda dapat mendeteksi apakah host target tersebut dalam keadaan hidup atau mati.

C:\> nmap -sP -PT80 128.1.7.13

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 16:42

SE Asia

Standard Time

Host webserver (128.1.7.13) appears to be up.

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 3.890 seconds

C:\>

Option –PT80 menunjukkan port yang akan dimanfaatkan adalah port 80. Default dari Nmap adalah port 80, jadi sebenarnya Anda dapat mencantumkan –PT saja untuk menunjukkan proses scanning melalui port 80.

Selanjutnya Anda dapat pula menguji coba untuk port umum lainnya. Misalnya jika host yang menjadi target Anda adalah mail maka Anda dapat menguji dengan port 25 (SMTP) atau port 110 (POP3), demikian seterusnya.

3.Port Scanning

Port scanning adalah proses koneksi ke port-port TCP atau UDP pada host yang menjadi target untuk menentukan service apa yang sedang berjalan (Listening). Dengan mengidentifikasi port-port yang listening ini Anda dapat menentukan jenis aplikasi dan sistem operasi apa yang dipergunakan pada host tersebut. Service yang dalam status listening ini memungkinkan orang yang tidak berhak menerobos ke dalam host tersebut.

Untuk mengetahui port apa saja yang listening dari sebuah host dapat menggunakan cara sebagai berikut:

C:\> nmap -sS 128.1.71.103

Starting nmap V. 3.00 ( www.insecure.org/nmap )

Interesting ports on (128.1.71.103):

(The 1589 ports scanned but not shown below are in state: closed)

Port State Service

7/tcp open echo

9/tcp open discard

13/tcp open daytime

17/tcp open qotd

19/tcp open chargen

80/tcp open http

135/tcp open loc-srv

139/tcp open netbios-ssn

443/tcp open https

445/tcp open microsoft-ds

1026/tcp open LSA-or-nterm

1031/tcp open iad2

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 5 seconds

C:\>

Option –sS merupakan salah satu type scanning dari Nmap yaitu TCP SYN scan yang dipergunakan untuk mendeteksi port apa saja yang terbuka. Teknik ini sering disebut Half Open scan karena dalam melakukan evaluasi terhadap port tidak membuka hubungan komunikasi TCP/IP secara penuh. Artinya secara teknis komputer yang Anda pergunakan untuk mendeteksi port tersebut akan mengirimkan paket SYN ke host target. Jika SYN|ACK paket dikirim balik, berarti port tersebut tertutup. Setelah memperoleh paket balasan, komputer Anda akan menjawab dengan paket RST untuk me-reset hubungan yang hampir terjadi tersebut (itu sebabnya disebut half Open). Teknik ini hampir tidak terdeteksi oleh host target yang tidak secara maksimal mencatat aktifitas portnya. Istilah kerennya –sS adalah stealth scan atau scan yang tidak terdeteksi.

Untuk melakukan scan port tertentu dapat menggunakan option –p sebagai berikut:

C:\>nmap -sS -p 21,23,25,53,80,110 adminristek

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-30 14:50 SE

Asia

Standard Time

Interesting ports on adminristek (128.1.9.81):

PORT STATE SERVICE

21/tcp open ftp

23/tcp open telnet

25/tcp open smtp

53/tcp closed domain

80/tcp open http

110/tcp closed pop-3

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 1.590 seconds

C:\>

Perhatikan bahwa terdapat port 53 yang sedang tidak terbuka alias close.

Lebih Jauh tentang Jenis Port Scanning pada Nmap

Setiap pengelola sistem memiliki strategi pengamanan yang berbeda-beda. Untuk itu cara-cara yang telah dijelaskan di atas mungkin tidak selalu dapat diterapkan. Nmap sendiri memberikan beberapa teknik port scanning untuk menghadapi “medan” tempur yang berbeda-beda. Untuk itu terkadang dibutuhkan latihan dan kreatifitas yang tinggi bagi Anda yang ingin menembus sistem pertahanan lawan tanpa diketahui pemiliknya (Oops, kami tidak menyarankan apalagi memprovokasi Anda lho). Diatas telah diperkenalkan beberapa option dari Nmap yang merupakan teknik scan. Berikut ini teknik scan lanjutan yang dapat Anda manfaatkan sesuai dengan medan tempur yang ada:

a. TCP connect scan -sT

Jenis scan ini terhubung ke port host target dan menyelesaikan three-way handshake (SYN, SYN/ACK dan ACK) Scan ini mudah terdeteksi oleh pengelola host target.

b. TCP SYN Scan -sS

Teknik ini dikenal sebagai half-opening scanning karena suatu koneksi penuh tidak sampai terbentuk. Suatu paket SYN dikirimkan ke port host target. Bila SYN/ACK diterima dari port host target, maka Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa port tersebut dalam status listening. Jika RST/ACK Anda terima, biasanya menunjukkan bahwa port tersebut tidak listening. Suatu RST/ACK akan dikirim oleh mesin yang melakukan scanning sehingga koneksi penuh tidak akan terbentuk. Teknik ini bersifat siluman dibandingkan dengan TCP koneksi penuh dan tidak akan tercatat pada log host target.

c. TCP FIN scan –sF

Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup. Teknik ini hanya dapat dipakai pada stack TCP/IP berbasis Unix.

d. TCP Xmas tree scan -sX

Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN, URG dan PUSH ke port host target. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengembalikan suatu RST untuk semua port yang tertutup.

e. TCP Null scan -sN

Teknik ini membuat off semua flag. Berdasarkan RFC 793, host target akan mengirim balik suatu RST untuk semua port yang tertutup.

f. TCP ACK scan -sA

Teknik ini digunakan untuk memetakan set aturan firewall. Hal ini sangat membantu Anda dalam menentukan apakah firewall yang dipergunakan adalah simple packet filter yang membolehkan hanya koneksi penuh saja (koneksi dengan bit set ACK) atau suatu firewall yang menjalankan advance packet filtering.

g. TCP Windows scan -sW

Teknik ini dapat mendeteksi port-port terbuka maupun terfilter/tidak terfilter pada sistem-sistem tertentu seperti pada AIX dan Free BSD sehubungan dengan anomali dari ukuran windows TCPnya.

h. TCP RPC Scan -sR

Teknik ini spesifik hanya pada sistem Unix dan digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi port RPC dan program serta nomor versi yang berhubungan dengannya

i. UDP Scan -sU

Teknik ini mengirimkan suatu paket UDP ke port host target. Bila port host target memberikan response pesan berupa “ICMP port unreachable” artinya port ini tertutup. Sebaliknya bila tidak menerima pesan tersebut, Anda dapat menyimpulkan bahwa port tersebut terbuka. Karena UDP dikenal sebagai connectionless protocol, maka akurasi teknik ini sangat bergantung pada banyak hal sehubungan dengan penggunaan jaringan dan sistem reources lainnya.

Apapun teknik port scan yang akan Anda pergunakan, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan terhadap host target. Tindakan Anda melakukan port scanning ke host target yang bukan wewenang Anda dapat saja menimbulkan reaksi yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya dari pengelola host target seperti serangan balik, pemblokiran terhadap acount oleh ISP dan sebagainya. Jadi sebaiknya Anda menguji coba pada sistem Anda sendiri.

3.Mendeteksi Sistem Operasi

Cara klasik mendeteksi sistem operasi host tertentu sebenarnya dapat dilakukan dengan cara menggunakan telnet sebagai berikut:

#telnet hpux.u-aizu.ac.jp

Trying 163.143.103.12 …

Connected to hpux.u-aizu.ac.jp.

Escape character is ‘^]’.

HP-UX hpux B.10.01 A 9000/715 (ttyp2)

login:

Pengelola sistem komputer yang pengalaman tentu saja tidak akan memberikan banner sistem operasi dengan begitu saja dan biasanya fasilitas banner tersebut mereka memodifikasi atau dihilangkan. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat mencoba dengan cara lain misalnya melalui service yang terbuka semisal FTP sebagai berikut:

# telnet ftp.netscape.com 21

Trying 207.200.74.26 …

Connected to ftp.netscape.com.

Escape character is ‘^]’.

220 ftp29 FTP server (UNIX(r) System V Release 4.0) ready.

SYST

215 UNIX Type: L8 Version: SUNOS

Namun demikian, semua yang default sekali lagi biasanya diubah oleh pengelola sistem komputer. Untuk itu maka umumnya para hacker langsung memanfaatkan Nmap !

Untuk mendeteksi sistem operasi dari host target, sebenarnya Anda dapat menganalisa dari hasil port scanning di atas. Apabila Anda menemukan port 139 dan 135 terbuka, maka besar kemungkinan bahwa host target adalah Windows NT. Windows NT umumnya listen pada port 135 dan 139. Berbeda dengan listen pada windows 95/98 yang hanya listen pada port 139. Aktifnya beberapa port di sistem Unix juga dapat mencirikan jenis sistem operasi tersebut.

Penggunaan option –O diperuntukan untuk mendeteksi jenis sistem operasi, sebagai berikut:

C:\> nmap -O ristbook

Starting nmap V. 3.00 ( www.insecure.org/nmap )

Interesting ports on ristbook (128.1.71.103):

(The 1589 ports scanned but not shown below are in state: closed)

Port State Service

7/tcp open echo

9/tcp open discard

13/tcp open daytime

17/tcp open qotd

19/tcp open chargen

80/tcp open http

135/tcp open loc-srv

139/tcp open netbios-ssn

443/tcp open https

445/tcp open microsoft-ds

1026/tcp open LSA-or-nterm

1031/tcp open iad2

Remote operating system guess: Windows Millennium Edition (Me), Win 2000,

or Win XP

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 2 seconds

C:\>

Berikut ini contoh untuk hasil pada sistem operasi Linux:

C:\> nmap -O adminristek

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 18:01

SE Asia

Standard Time

Interesting ports on adminristek (128.1.9.81):

(The 1646 ports scanned but not shown below are in state: closed)

PORT STATE SERVICE

21/tcp open ftp

23/tcp open telnet

25/tcp open smtp

79/tcp open finger

80/tcp open http

98/tcp open linuxconf

113/tcp open auth

139/tcp open netbios-ssn

513/tcp open login

514/tcp open shell

1984/tcp open bigbrother

Device type: general purpose

Running: Linux 2.1.X|2.2.X

OS details: Linux 2.1.19 – 2.2.25, Linux 2.2.19 on a DEC Alpha

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 12.020 seconds

C:\>

Berikut ini contoh untuk hasil pada sebuah Cisco 1750:

C:\> nmap -sS -O 128.1.8.5

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-30 15:18

SE Asia

Standard Time

Interesting ports on 128.1.8.5:

(The 1655 ports scanned but not shown below are in state: closed)

PORT STATE SERVICE

23/tcp open telnet

79/tcp open finger

Device type: router|switch

Running: Cisco IOS 11.X

OS details: Cisco switch/router with IOS 11.1(7)-11.2(8.10), Cisco

Router/Switch

with IOS 11.2

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 30.160 seconds

C:\>

Jika host target hanya membuka port 80 (http), maka kita dapat mensiasati dengan port scanning melalui port tersebut sebagai berikut:

C:\>nmap -PT80 -O webserver

Starting nmap 3.45 ( http://www.insecure.org/nmap ) at 2003-09-26 18:55

SE Asia

Standard Time

Interesting ports on webserver (128.1.7.13):

(The 1647 ports scanned but not shown below are in state: closed)

PORT STATE SERVICE

25/tcp open smtp

80/tcp open http

135/tcp open msrpc

139/tcp open netbios-ssn

445/tcp open microsoft-ds

1027/tcp open IIS

1433/tcp open ms-sql-s

1503/tcp open imtc-mcs

1720/tcp open H.323/Q.931

3372/tcp open msdtc

Device type: general purpose

Running: Microsoft Windows 95/98/ME|NT/2K/XP

OS details: Microsoft Windows Millennium Edition (Me), Windows 2000

Professional

or Advanced Server, or Windows XP

Nmap run completed — 1 IP address (1 host up) scanned in 7.520 seconds


tutorial by : http://jhezer.web.id/tutorial-nmap/


Membuat FTP Server di Ubuntu Hardy Dengan ProFTPD


Bom Hidrogen Penyebab Gempa Bumi

Turut Berduka Gempa Di Padang

Sedih sekali melihat bencana di Tanah Air ini, padahal kita belum lagi bangkit dari keterpurukan.. Gempa di Padang, Sumatera Barat memakan banyak Korban. Gempa dengan kekuatan 7,6 SR ini menghancurkan bangunan dan infrastruktur disana. Jaringan listrik, telepon dan internet rusak. Beberapa saksi disana melihat bahwa tiang listrik saja begoyang sedemikian rupa, menandakan besarnya skala gempa yang terjadi. Entah apakah ini memang Azab atau teguran dari Allah, yang jelas musibah sudah terjadi dan menyisakan kepiluan di hati. Apakah selalu ada hikmah dari semua bencana disekitar kita..? Pasti ada, tapi untuk siapakah hikmah itu seharusnya dikaji dan dijadikan sebagai modal untuk membangun era kedepan yang lebih baik..?

Terkadang kepiluan di hati mengundang saya untuk sedikit kritis bahkan terhadap bencana sekalipun. Terlepas dari kita harus bahu membahu membantu korban bencana, entah berupa Materi, tenaga ataupun doa. Lalu muncul pertanyaan, Allah atau Tuhan yang kita kenal adalah Dzat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Dia yang menciptakan kita melalui kedua orang tua kita, sehingga menimbulkan rasa kasih dan sayang. Lalu mengapa Allah begitu tega pula mecerai beraikannya dengan bencana untuk menunjukkan keegoan dari KetuhananNya? Apakah ini caranya Allah..?

Teman2 ternyata saya Salah..

Saya awali dari cerita Tsunami di Aceh, akhir tahun 2004 lalu. Sebenarnya gempa yang tercatat di kantor Pencatatan Gempa Jakarta adalah 6,4 skala Richter. Tetapi menurut the American NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) diklaim terbaca sebesar 8.0. Richter kemudin NOAA secara terus-menerus memperbaharui membacanya menjadi 8.5, kemudian menjadi 8.9, dan akhirnya 9.0. Perbedaan pencatatan inilah yang mengundang pertanyaan. Apa sebenarnya yang terjadi.?





Anda tahu bom hidrogen ? Kekuatan bom hydrogen adalah 50 kali lebih kuat daripada bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang pada tahun 1945. Bom hidrogen yang mematikan adalah nuklir di dalam nuklir. Pada 1 April 1946 bom yang merupakan hasil temuan Nazi tersebut diuji coba oleh Amerika. Tepatnya di Alaska, terjadi gempa buatan dan menimbulkan efek Tsunami dengan ketinggian 35 meter dan menghancurkan pelabuhan Hilo di pulau Hawaii, memakan korban jiwa 159 orang. Setelah itu saat perang dingin dengan Rusia, ledakan Kedua Bom Hidrogen terjadi di Lepas Pantai Rusia pada tahun 1952, menghasilkan gempa 8.2 SR dan Tsunami. Rusia menyebut dalang Gempa itu adalah Amerika. Kemudian di Alaska pada tanggal 9 Maret 1957, pentagon meledakkan sebuah thermonuklir a BIG ONE. Terjadi gempa berkekuatan 8.3 di selatan Kepulauan Andreanof, di Kepulauan Aleutean, Alaska. Dan mengakibatkan Tsunami setinggi 16 meter. Tahun 1960 terjadi ledakan Bom Hidrogen yang mengakibatkan sebuah gempa bumi yang besar (berkekuatan 9.5) dan Tsunami terjadi di pesisir Chili. Tsunami itu diperkirakan membunuh 2.300 orang di Chili. Gelombang Tsunami sampai ke Jepang dan disekitar wilayah Pasifik. Gelombang menghancurkan Hilo, Hawaii, menghancurkan pantai dan membunuh 61 orang. Kerugian diakibatkan kerusakan diperkirakan seluruhnya berjumlah lebih dari US$ 500 juta. Saat itu Pentagon tidak sedang resmi konflik dengan Chili, namun Pemerintah Chili mengancam mengusir orang2 Rockefeller (Pemimpin Masonic & Illuminati. Orang dibalik perang Dunia) yang mengontrol perusahaan Minyak. Ledakan Kelima Bom Hidrogen Terjadi di Alaska pada tanggal 28 Maret 1964.

Saya jadi teringat bahwa Kiamat ditandai dengan banyaknya Gempa Bumi.. "Tidak akan datang Kiamat sehingga banyak terjadi gempa bumi" [Shahih Bukhari, Kitab Al-Fitan 13 : 81-82]. Saat puasa tahun ini, menjelang lebaran, hingga hari ini banyak sekali terjadi Gempa. Apakah ini pertanda Kiamat sudah dekat.? Saya jawab dengan Tegas.. Ya..! Tapi saya mau memilahnya, mana yang gempa buatan Manusia, mana gempa yang merupakan Kekuasaan Allah.


Pentagon 9 megaton W-53 hulu-ledak termonuklir (kiri atas), menyerupai saturasi untuk menyelam (kanan atas). Siapa yang bisa menyangka yang mana bom Hidrogen, yang mana Saturasi untuk menyelam jika diselipkan di buritan kapal penyuplai anjungan minyak.

Bisa diarahkan bahwa Gempa dan Tsunami di Aceh adalah sebuah hasil dari Ledakan Bom Hidrogen. Praduga terhadap sinyalemen itu karena NOAA selalu meng-update besarnya gempa. Bagaimanapun kerusakan karena gempa bisa menjadi ukuran berapa besar gempa yang terjadi. Untuk ukuran 6,4 SR tak akan menyebabkan gempa dan Tsunami seperti yang terjadi di Aceh. Sebab itu dinyatakan bahwa kekuatan gempa hingga sebesar 9 SR. Kantor Pencatatan Gempa Jakarta dengan teliti mencatat pusat gempa bumi yang terjadi pada waktu itu yang lokasinya pada 155 mil di selatan barat daya Provinsi Aceh. Sedangkan menurut NOAA posisinya 250 mil keselatan dari yang semula ditunjuk Kantor Pencatatan Gempa Jakarta. Kecurigaan saya sering muncul saat beberapa orang luar negeri sering memberitakan, pada tanggal sekian waktu sekian akan terjadi gempa di Indonesia. dan isu2 tersebut beredar melalui sms. Padahal siapa yang bisa meramal terjadinya gempa.? Tehnologi itu belum ada. Jadi saya sedikit curiga bahwa mereka bermain2 dengan bahan peledak. India mengetahui sepenuhnya dengan baik bahwa itu bukan sebuah gempa bumi "normal". Pada tanggal 29 Desember Editorial India Daily secara umum mempertanyakan sifat dasar kejadian tersebut:

Apakah ini sebuah pameran kekuatan oleh sebuah negara untuk memperlihatkan malapetaka apa yang biasa diciptakan di wilayah ini?


Dengan tingkat kerusakan yang ada dan sebagai fakta bahwa India merupakan kekuatan regional di Asia Tenggara, Angkatan Laut India bertanggungjawab untuk melakukan penyelidikan dan memberitahukan hasilnya ke seluruh dunia, apa yang telah mereka temukan .

Lalu apakah pemerintah kita mengeluarkan Statement yang (minimal) sama ? Sebab, seperti diketahui gempa Dan Tsunami tersebut menyebabkan Aceh sebagai daerah yang paling parah kerusakannya dan paling banyak Korbannya. Jawabannya : Tidak.. Pemerintah kita terkesima dengan Bencana tersebut, dan merelakan sepenuhnya kapal Militer asing masuk ke wilayah Indonesia. Menerima Bantuan yang tidak lain merupakan Dana Harta Nusantara kita sendiri yang tersimpan di berbagai Dunia.

Allah dengan segala kebijaksanaaanNya tak akan menghancurkan suatu kaum, kecuali Kaum tersebut dan Pemimpinnya sudah sangat Ingkar pada Allah. Sedangkan Aceh, Padang, Tasikmalaya kita ketahui masih terdengar Suara Azan melantun di setiap Masjid dan Surau.. Ataukah Pemimpin2 kita sudah keterlaluan mengabaikan Perintah Allah..? Atau memang ada agenda besar yang dilakukan Elit Dunia untuk membuat Tatanan Dunia Baru, dengan permainan Gempa dan perubahan Cuaca dan menggiring kepada Era 2012..? Wallahu a’lam

Hacking Menggunakan DOS

Hacking Menggunakan DOS

Microsoft DOS datang dengan beberapa hacking tool tersembunyi yang akan saya diskusikan disini. Tool ini dapat ditemukan pada direktori c:\windows jika anda menggunakan win98 dan jika anda menggunakan winxp maka tool ini berada pada C:\winxp\system32. WinXP, Win2000 dan WinNT dirilis dengan beberapa tool internet tambahan. Jadi jika anda masih menggunakan win98 maka saya menyarankan agar menggantinya dengan WinXP. Yang tentunya memiliki fitur securiti tambahan dan perintah hacking internet yang bagus. Dalam manual ini saya akan membahas mengenai beberapa perintah yang ditemukan pada Win98 dan winXP

Jadi bagi pengguna window, berikut ini perintah-perintah hacking pada DOS.

1. ping
2. tracert
3. telnet
4. ftp
5. netstat

OK, inilah keterangannya.

1. ping

Utiliy ini digunakan untuk mencari keberadaan remote host. Yan gmengirmkan sebuah signal SYN ke remote host dan jika remote host membalas maka berarti memang ada suatu remote machine.

Cobalah anda ketik perintah ini:

C:\windows>ping/?

*************
Newbie tip: mengetik '/?' setelah perintah dos menampilkan helpnya. Jadi bagaimana anda belajar aneka perintah dos. Bukankah WinXP, WinNT dan Win2000 juga memiliki perintah ‘help’ untuk menampilkan seluruh perintah dos.
*************
Usage: ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] destination-list

Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue - type Control-Break;
To stop - type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don't Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.

Jadi saya dapat melakukan ping ke ip address apapun atau domain name untuk memeriksa keberadaannya di internet. Sebagai contoh saya mengetik “ping localhost” maka saya mendapatkan.


Pinging chintan [127.0.0.1] with 32 bytes of data:

Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128

Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

************
Newbie tip: 'localhost' adalah ip 127.0.0.1 dan merupakan ip address kita sendiri. Juga dikenal sebagai loopback ip. Tapi saat anda terhubung ke internet anda akan diberi ip baru oleh isp anda sebagai identifikasi diri anda. Anda dapat mencari tahu ip anda dengan mengetik”winipcfg” pada menu Start-Run bagi pengguna Win98, sedangkan yang lainnya hanya mengetikkan “ipconfig” pada command prompt.
***********

Hal ini menunjukkan kepada saya bahwa 32 byte data dikirim ke 127.0.0.1 dan dibalas kembali kurang dari 10ms. TTL adalah Time To Live dan nilai range dari 0 hingga 255 (default 128). Sekarang biar kita lihat apa yang terjadi jika saya mengetik “ping www.yahoo.com”

Pinging www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87] with 32 bytes of data:

Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=3448ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2276ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=1799ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2850ms TTL=54

Ping statistics for 66.218.71.87:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1799ms, Maximum = 3448ms, Average = 2593ms

Tapi bagaimana ping tersebut digunakan oleh para hacker? Baiklah, ada dua opsi ‘|’ dan ‘-t’ yang mematikan. -| digunakan untuk spesifikasi ukuran buffer yang dikirimkan (defaultnya 32 byte) bagaimana jika saya mengetik “ping -| 65600 target.com” maka hal ini akan membawa maut 65600 paket data ke target.com yang lebih tinggi dari kapasitas TCP/IP 65535. Tindakan ini menyebabkan target.com menjadi hang dan harus di restart.

Dan jika saya mengetik “ping –t target.com” hal ini akan meneruskan pengiriman 32 byte data ke target.com hingga menghabiskan resource dan menyebabkan hang. Dua jenis serangan diatas dikenal sebagai ping attack bagi penyerang Dos.

***********
Newbie tip: 'Dos' yang terakhir disebutkan adalah Denial of service yang dilancarkan oleh hacker untuk menghentikan service pada remote machine.
***********
Catatan: Jenis serangan ini dimasa lalu sering digunakan, namun saat ini pada sistem yang telah diperbarui hal tersebut tidak akan bekerja lagi.

2. Tracert

Perintah Tracert melakukan penjejakan ke remote machine. Sebelum request kita menjangkau remote machine melalui router yang berbeda diantaranya. Tool tracert (dikenal sebagai ‘traceroute’ pada unix) pada awalnya dirancang untuk mencari router mana yang mengalami masalah. Perintah tersebut menunjukkan ip address router yang dilalui request kita sebelum menjangkau remote maching. Sebagai contoh, jika saya mengetik “tracert www.yahoo.com” pada dos prompt maka akan terdapat:

Tracing route to www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
over a maximum of 30 hops:

1 * 2296 ms 2025 ms dialpool-210-214-55-11.maa.sify.net [210.214.55.11]
2 2446 ms 2025 ms 2301 ms dialpool-210-214-55-2.maa.sify.net [210.214.55.2]
3 1899 ms 2066 ms 2450 ms lan-202-144-32-177.maa.sify.net [202.144.32.177]
4 * 2885 ms 2749 ms lan-202-144-83-4.maa.sify.net [202.144.83.4]
5 * * * Request timed out.
6 * * * Request timed out.
7 * * * Request timed out.
8 * * * Request timed out.
9 * * * Request timed out.
10 * 3408 ms * www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
11 * * * Request timed out.
12 * * * Request timed out.
13 * * * Request timed out.
14 * * * Request timed out.
15 * * * Request timed out.
16 * * * Request timed out.
17 482 ms 698 ms 624 ms w8.scd.yahoo.com [66.218.71.87]
Trace complete.

Baris pertama memberitahukan kita ip mana yang menjejaki dan kemudian jumlah hop. Jumlah hop tergantung pada jumlah server yang ada diantaranya. Setelah memulai tracing. Request pertama saya melalui sify.net (nama ISP server saya) kemudian melalui server yang berbeda dan terakhir menjangkau w8.scd.yahoo.com. Jadi kita dapat melihat berapa lama prosedurnya. Kapanpun anda membuka www.yahoo.com dalam web browser, request anda selalu melalui isp dulu (untuk mendapatkan ip dari www.yahoo.com dari daftar nama domainnya) kemudian server lain dalam jalur tersebut dan terakhir pada yahoo.

Jadi bagaimana tracert digunakan oleh para hacker. Perintah ini digunakan untuk mencari firewall dan melumpuhkannya. Tracer digunakan bersamaan dengan nmap dapat mengetahui ip sebenarnya dimana firewall terpasang, kemudian hacker tersebut akan melumpuhkannya. Untuk contoh diatas kita melihat bahwa proses tracing terhenti pada w8.scd.yahoo.com. Namun hal ini bukanlah tujuan sebenarnya. Hal itu dikarenakan dihentikan oleh firewall. Mengenai masalah firewall akan kita bahas dalam artikel tersendiri.


3. Telnet

Jika anda menggunakan windows maka ‘telnet’ merupakan hacking tool terhebat bagi anda. Sebenarnya merupakan sebuah terminal yang dapat mengakses remote machine dan menggunakan service-nya. Melalui telnet anda dapat menentukan suatu koneksi antara mesin anda dan remote machine melalui port tertentu.


***********
Newbie tip: Disini saya membicarakan tentang virtual port. Tidak secara fisik yang anda lihat dibalik CPU anda. Hanya sebagai physical port yang digunakan untuk koneksi ke hardware dan dengan cara yang sama virtual port digunakan untuk koneksi pada software. TCP/IP memiliki 65,535 virtual port.
***********
Jika anda mengentik “telnet target.com” maka anda terhubung ke target.com pada prot no. 23 (port yang menjalankan telnet service). Anda juga bisa terhubung ke suatu port lainnya dengan mengetik nomor port setelah target.com. sebagai contoh jika saya ingin terhubung ke port no. 25 (SMTP service) maka salya akan mengetik “telnet target.com 25”.
***********
Newbie tip: Setiap port menjalankan service tertentu. Untuk mendaptkan daftar service yang dijalankan pada port tertentu yang bukalah “C:\windows\services" pada notepad.
***********
Sesaat anda terhubung ke sebuah remote machine pada port tertentu, sebuah window popup telnet dengan daemon yang menjalankan port tersebut menunggu anda mengetikkan perintah. Sebagai contoh “telnet www.cyberspace.org” maka seperti gambar dibawah inilah yang saya dapatkan.


Saya harus login disana dan mengetik suatu password dan saya mendapatkan linux shell prompt. Baiklah jika anda mengetikan newuser disana untuk mendapatkan sebuah LoginID dan Password. Dan stelah itu saya menyiapkan perintah untuk mengeksekusi secara remote.

Well, www.cyberspace.org memiliki server Linux. Jadi jika anda tidak familiar dengan Linux anda tidak akan mampu menggunakan service-nya.



4. FTP

FTP adalah File Transfer Protocol. Melalui ini anda dapat mendownload atau mengupload file. Dan apa yang hacker inginkan dari ini? Benar!! Tinggal mengeti “ftp target.com” dan daemon banner akan ditampilkan. Tapi disini, dengan tujuan menampilkan file transfer pertama kali anda harus login. Beberapa website mengijinkan adanya naonymous login. Contohnya mengetikkan login “anonymous” dan email-address anda sebagai password. Tentunya anda harus mengetikkan email palsu. Sekarang anda boleh mulai mendownload dan mengupload file. Namun untuk itu anda adanya suatu perintah. Pada FTP prompt anda dapat mengetikkan “?”. Maka akan ditampilkan sbb:


! delete literal prompt send
? debug ls put status
append dir mdelete pwd trace
ascii disconnect mdir quit type
bell get mget quote user
binary globe mkdir recv verbose
bye hash mls remotehelp
cd help mput rename
close lcd open rmdir

Untuk mendaptkan bantuan pada berbagai perintah contohnya perintah delete, mengetikan “? Delete”. Beberapa perintah penting lainnya adalah:

1. 'pwd' to know the present directory at remote machine.
contohnya. ftp>pwd
/etcme
2. 'lcd' to change the local directory.
contohnya. ftp>lcd C:\windows
local directory now C:\windows
3. 'cd' to change the remote directory.
contohnya. ftp>cd /etc
remote directory now /etc
4. 'mput' to send multiple files to remote machine.
contohnya. ftp>mput *.*
sends all files from C:\windows to /etc
5. 'mget' to get multiple files from remote machine.
contohnya. ftp>mget *.*
gets all files from /etc to C:\windows
6. 'open' to establish a connection with remote host.
contohnya. ftp>open www.target.com
7. 'bye' closes the connection and quits from ftp

Untuk perintah lainnya dari ftp silakan lihat help mereka.

Sekarang pada yang port FTP (prot 21) adalah membuka www.nosecurity.com. Seorang hacker akan terhubung ke situs tersebut menggunakan “ftp www.nosecurity.com” pada dos prompt. Kemudian dia akan mencoba login secara anonymous. Dengan anggapan bahwa www.nosecurity.com menggunakan linux server, maka hacker tersebut akan mengtikkan perintah “get /etc/apsswd” untuk mendaptkan file password dan mengcracknya. Jika anda adalah seorang hacker, maka jangan lupa untuk menghapus log tersebut.



5. netstat

Anda dapat menentukan suatu koneksi dengan remote machine pada port tertentu, hanya saat port tersebut dibuka pada remote machine. Sebagai contoh, jika anda ingin menentukan sebuah koneksi dengan www.target.com pada port 23 (telnet) maka port tersebut seharusnya terbuka pada www.target.com. Dan seluruh aktifitas hacking umumnya menggunakan port yang terbuka. Mengetikkan “netstat ” pada dos prompt memberikan:


Displays protocol statistics and current TCP/IP network connections.

NETSTAT [-a] [-e] [-n] [-s] [-p proto] [-r] [interval]

-a Displays all connections and listening ports.
-e Displays Ethernet statistics. This may be combined with the -s
option.
-n Displays addresses and port numbers in numerical form.
-p proto Shows connections for the protocol specified by proto; proto
may be TCP or UDP. If used with the -s option to display
per-protocol statistics, proto may be TCP, UDP, or IP.
-r Displays the routing table.
-s Displays per-protocol statistics. By default, statistics are
shown for TCP, UDP and IP; the -p option may be used to specify
a subset of the default.
interval Redisplays selected statistics, pausing interval seconds
between each display. Press CTRL+C to stop redisplaying
statistics. If omitted, netstat will print the current
configuration information once.

Opsi akan menjelaskan fungsinya masing-masing. Dan yang terpenting adalah opsi –a dan –n. Opsi –a menampilkan seluruh port yang terbuka pada mesin tersebut. Dan jika saya menggunakan opsi –n maka akan menunjukkan ip address sebagai ganti dari domain. Saya mendapatkan hal berikut ini jika saya mengetik “netstat –a” pada command prompt.


Active Connections

Proto Local Address Foreign Address State
TCP chintan:1027 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:80 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:135 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:6435 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1025 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1026 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1028 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1309 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1310 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1285 rumcajs.box.sk:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1296 l an-202-144-78-3.maa.sify.net:80 CLOSE_WAIT
TCP chintan:1297 lan-202-144-65-14.sify.net:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1310 cdn-v13.websys.aol.com:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1220 aiedownload.cps.intel.com:ftp ESTABLISHED

”Proto” menyatakan nama protocol tersebut, “localaddress” memberikan ipaddress kita dan port yang terbuka. “Foreign Address” menyatkaan ipaddress dengan namor port yang terhubung ke kita. “State” menyatakan pernyataan saat ini jika suatu koneksi “established” atau listening atau hanya “waiting”.

Sebagai contoh jika saya membuka http://www.yahoo.com maka saat saya menjalankan “netstat –a” saya akan mendapatkan masukan seperti ini:

"TCP 203.43.50.81:2034 www.yahoo.com:80 ESTABLISHED"

Komputer saya dengan ip 203.43.50.81 melalui port 2034 terhubung dengan yahoo pada port 80


*************
Newbie tip: Dengna cara ini anda bisa mendapatkan ip seseorang yang chatting dengan ada. Pertama kali jalankan “netstat –an” dan lihat dibawah foreign ip address. Sekarang mulailah private chating dengan orang lain. Juga jalankan “netstat –an” dan anda akan mendapatkan satu lagin foreign ip pada akhirnya. Inilah ip orang tersebut.
*************